Jayapura, 30 Oktober 2026. Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih kembali melaksanakan Sidang Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial atas nama Raimondus Mote. Dalam kesempatan tersebut, promovendus mempresentasikan disertasi berjudul “Implementasi Otonomi Khusus dan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dalam Resolusi Konflik di Papua.” Penelitian ini mengangkat isu strategis mengenai pelaksanaan kebijakan Otonomi Khusus dan pembentukan daerah otonomi baru serta relevansinya terhadap upaya penyelesaian konflik di Papua.
Dalam pemaparannya, Raimondus Mote mengkaji implementasi kebijakan Otonomi Khusus dan pembentukan Daerah Otonomi Baru sebagai bagian dari dinamika tata kelola pemerintahan dan pembangunan di Papua. Kajian tersebut memberikan perhatian pada berbagai aspek kebijakan, kelembagaan, dan kehidupan sosial masyarakat yang berkaitan dengan upaya membangun perdamaian serta menciptakan kondisi yang kondusif di Tanah Papua. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan ilmu sosial, khususnya dalam kajian kebijakan publik, pemerintahan, dan resolusi konflik.
Sidang promosi doktor ini melibatkan Tim Promotor yang terdiri atas Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, MS., M.H., Prof. Dr. Vince Tebay, S. Sos., M.Si., dan Dr. Untung Muhdiarta, M.Si. Adapun Tim Penguji terdiri atas Prof. Dr. Nurliah Nurdin, M.Si. selaku penguji eksternal, serta Dr. Lily Bauw, S.H., M.H., Dr. Hiskia C.M. Sapioper, S. Sos., M.Si., Dr. Melyana Ratana Pugu, S.IP., M.Si., Dr. Drs. Yans Hamadi, M.Si., dan Dr. Abner H. Bajari, S.Sos., M.Si. selaku penguji internal. Seluruh rangkaian sidang dipimpin oleh Direktur Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih sebagai pimpinan sidang.
Dalam pelaksanaan ujian terbuka, promovendus memaparkan hasil penelitian dan mempertanggungjawabkan argumentasi ilmiah di hadapan tim promotor dan penguji. Berbagai pertanyaan, tanggapan, serta masukan diberikan untuk menguji kedalaman analisis, ketepatan metodologi, dan kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Diskusi akademik tersebut juga menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi kebijakan Otonomi Khusus dan pembentukan DOB dalam konteks dinamika sosial dan upaya resolusi konflik di Papua.
Setelah melalui seluruh tahapan ujian dan proses penilaian, Raimondus Mote dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih sekaligus menambah kontribusi akademisi doktor dalam pengembangan kajian ilmu-ilmu sosial di Papua. Melalui penelitian tersebut, diharapkan lahir pemikiran dan rekomendasi akademik yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta upaya resolusi konflik dan pembangunan perdamaian di Papua.






